BPK, “PERIKSA ASET DAERAH !”

Bandung, (PR).-
Kepala Perwakilan BPK RI di Provinsi Jawa Barat Gunawan Sidauruk, mengingatkan pemerintah daerah untuk memeriksa aset daerah masing-masing. Jika ada aset yang hilang, hal itu akan dianggap merugikan negara.

Gunawan mengatakan hal itu, seusai menerima kunjungan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Muhammad Amari, di Kantor Perwakilan BPK RI Kota Bandung, Rabu (13/5). Dalam pertemuan dengan Kejati Jabar, BPK RI menegaskan siap untuk membantu menghitung kerugian negara dan menjadi saksi ahli dalam kasus-kasus yang merugikan negara.

Gunawan menjelaskan, persoalan-persoalan yang menyangkut kerugian negara biasa terjadi di pemerintah daerah sangat banyak. Persoalan itu bervariasi mulai dari penyalahgunaan bantuan sosial, sampai dengan hilangnya aset negara, karena berpindah tangan ke pihak lain.

“Penyelamatan aset negara itu, menjadi salah satu fokus perhatian kami. Sebab, mungkin saja terjadi pemerintah daerah lalai dalam mengawasi aset mereka dan tiba-tiba saja aset itu beralih kepemilikan tanpa mereka sadari,” kata Gunawan.

Jika aset negara itu sampai hilang, katanya, maka para pejabat yang berwenang untuk menjaganya dan itu harus dimintai pertanggung jawabannya. Oleh karena itu, dia meminta setiap pemerintah daerah di Jawa Barat, untuk mendata dan mengawasi aset-aset negara.

Periksa bansos

Selain masalah aset, Perwakilan BPK RI di Jawa Barat juga tetap memeriksa bantuan sosial, yang diberikan oleh setiap pemerintah daerah. Menurut Gunawan, bantuan sosial yang bersumber dari dana APBD itu, biasanya disalurkan kepada lembaga-lembaga yang terkait dengan pejabat atau anggota DPRD di daerah bersangkutan. Salah satu contoh dugaan penyelewengan dana bantuan sosial, yang saat ini ditangani polisi adalah penyelewengan di Kab. Bandung.

Menurut Gunawan, setiap pemerintah daerah memiliki celah yang sama, untuk melakukan penyelewengan itu. Bahkan, Perwakilan BPK RI sudah banyak menghimpun laporan tentang dugaan penyelewengan bantuan sosial di Kota Bandung.

“Saya juga heran, laporan tentang Kota Bandung tidak juga masuk. Saya sudah berkali-kali katakan kepada staf saya, yang membidangi Kota Bandung. Saya juga beberapa kali mengganti orang-orang yang mengaudit keuangan Kota Bandung, tetapi sampai saat ini belum juga ada laporannya,” kata Gunawan. (A-132)***

Sumber: Harian Pikiran Rakyat, Jum’at 15 Mei 2009

About beritaaset

Aset untuk semua

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: