Mobil Dinas Bupati Brebes Dijual Rp 26 Juta (Tanpa Persetujuan DPRD)

 

Brebes, CyberNews. Mobil dinas Bupati Brebes jenis Mitsubishi Pajero dijual seharga Rp 26.273.700. Harga jual itu jauh di bawah pasaran mobil bekas jenis tersebut yang berkisar Rp 200 juta.

Informasi yang dihimpun Suara Merdeka CyberNews menyebutkan, kendaraan dinas itu dibeli Bupati Indra Kusuma pada Mei lalu melalui proses penghapusan barang aset daerah. Namun, proses penghapusannya diduga tanpa melalui persetujuan DPRD. Padahal sesuai kententuan, DPRD harus dilibatkan dalam penghapusan karena menyangkut barang aset daerah.

Infomasi lain menyebutkan, kendaraan yang dibeli Pemkab Brebes tahun 2000 sekitar Rp 700 juta itu, kini sudah pindah tangan ke pihak ketiga. Mobdin dijual kembali pada pihak tiga senilai Rp 150 juta.

Kabag Umum Setda Pemkab Brebes, Sinar Pribadi Utami saat dikonfirmasi membenarkan, mobil dinas itu sudah dihapuskan dan dibeli Bupati Indra Kusuma S.Sos senilai Rp 26.273.700. “Mobil itu sudah didum (dihapuskan-red), tetapi saya tidak tahu menahu prosesnya, karena saya saat itu belum menjabat Kabag Umum,” tandasnya.

Dia menjelaskan, dokumen proses penghapusan ada semuanya dan sesuai ketentuan. Berdasarkan dokumen itu, diketahui ada usulan penghapusan kendaraan dari Bupati Indra Kusuma yang diajukan Januari dan direalisasikan pada Mei lalu.

Pemkab juga sudah membentuk tim panitia penghapusan diketuai Asisten III Sekda yang saat itu dijabat Daryono. Selain itu, surat keputusan penghapusan dari bupati juga ada. “Kalau masalah persetujuan DPRD saya kurang tahu. Tapi, dari berkas yang ada prosesnya sudah sesuai aturan. Mobil Pajero dihargai Rp 26.273.700 karena kondisinya hanya 39 persen,” terang dia.

Wakil Ketua DPRD Brebes H Asmawi Isa mengatakan, jika memang kendaraan itu dihapuskan, mestinya proses penghapusan harus melalui persetujuan DPRD. Namun, hingga kini DPRD belum pernah menerima usulan penghapusan kendaraan dinas yang merupakan aset daerah. “Sepanjang saya menjadi anggota DPRD belum pernah menerima usulan penghapusan kendaraan itu,” katanya.

Anggota DPRD Brebes, Abdulah Syafaat menambahkan, selain melalui persetujuan DPRD, proses penghapusan juga harus ditetapkan dalam peraturan daerah (perda). Akan tetapi, hingga kini DPRD belum pernah menetapkan perda tersebut. “Dulu memang ada usulan raperda penghapusan aset daerah, tetapi di

23 September 2010

Sumber : http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2010/09/23/65874/Mobil-Dinas-Bupati-Brebes-Dijual-Rp-26-Juta

About beritaaset

Aset untuk semua

2 responses to “Mobil Dinas Bupati Brebes Dijual Rp 26 Juta (Tanpa Persetujuan DPRD)”

  1. m.ihsan says :

    penjualan mobdin bupati tdk perlu perrsetujuan dewan krn nilainya tdk sampai 5 milyar, jg bkn bangunan atau tanah. cuma sebenarnya bupati hanya boleh dem kalo udh bertugas 5 tahun atau lebih/pensiun atau menjabat kedua kalinya. harganya kalo udh 7 tahun sekitar 40% dr harga pasar.

  2. muhammad wildan says :

    wah-wah…
    ternyata mobil’a rakyat brebes murah bangat ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: