Pemprov Jateng Siapkan Rp12 Miliar untuk Sewa Mobil Dinas

 

 

 

SEMARANG–MICOM: Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Aset Daerah (DPPAD) Jawa Tengah menyiapkan dana Rp12 miliar untuk menyewa kendaraan dinas di lingkungan pemerintah dan DPRD provinsi itu.

 

“Mobil dinas sewa ternyata lebih efesien dari pada harus beli baru. Selain itu tidak harus menanggung biaya perawatan rutin, sehinga sangat menghemat anggaran,” kata Kepala DPPAD Jawa Tengah (Jateng) Herry Supangkat di Semarang, Rabu (12/1).

 

Menurutnya, mobil dinas yang akan disewa antara lain jenis Toyota Alphard dan berbagai jenis Toyota Kijang. “Khusus untuk jenis Alphard di samping untuk tamu-tamu dewan, juga akan digunakan khusus untuk operasional tamu negara yang berkunjung ke Jawa Tengah,” katanya.

 

Herry mengatakan, selama ini pelayanan operasional tamu negara masih menggunakan mobil sedan. “Nanti mobil (sewaan) itu akan dikelola oleh Biro Umum,” imbuhnya.

 

Ia menyebutkan, tahun ini Pemerintah Provinsi (Pempov) Jateng memebutuhkan sekitar 350 mobil dinas. Jumlah itu, diperuntukkan bagi 26 satuan perangkat kerja daerah (SKPD) yang ada di lingkungan Pemprov Jateng. “Terutama untuk pejabat eselon III yang memang mobilitasnya harus tinggi. Namun dengan anggaran yang ada,kemungkinan baru bisa menyewa 100 unit mobil,” terangnya. (HT/OL-01)

 

Rabu, 12 Januari 2011

Penulis : Haryanto

 

Sumber :  http://www.mediaindonesia.com/read/2011/01/12/195089/124/101/Pemprov-Jateng-Siapkan-Rp12-Miliar-untuk-Sewa-Mobil-Dinas

About beritaaset

Aset untuk semua

2 responses to “Pemprov Jateng Siapkan Rp12 Miliar untuk Sewa Mobil Dinas”

  1. HARRY PURWONO says :

    apakah benar tahun anggaran 2011 rencana pengadaan kendaraan untuk dinas di provinsi jawa tengah & jawa barat dengan sistem sewa,kpn pelaksanaan nya???? mohon infonya.,.,.,.

  2. BAIM says :

    Hemat dari hongkong coba dihitung per tahun rata-rata Rp120.000.000/unit mobil. Coba kalau pejabat jateng nrimo dengan mobil tertentu pasti itu sudah hampir dapat mobil baru yang kalau dipakai 5 tahunpun masih memiliki nilai jual yang tinggi. asalkan pemakainya bertanggingjawab. coba kalau sewa selama 5 tahun menghabiskan biaya Rp 600.000.000 dengan tanpa ada nilai sisa bagi pemda jateng. Terus apa yang dihasilkan oleh pejabat yang memakai mobil sewaan Rp 10.000.000/bulan?
    Kalau mobil tersebut untuk usaha travel memang menguntungkan tapi kalau untuk pelayanan publik bukannya penghematan tapi malah akan bermasalah dikemudian hari. Coba tunggu saja gejolaknya nanti.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: