Ruko Tiga Pasar tak Bisa Disewakan


 

TRIBUNLAMPUNG.co.id – Rumah toko (ruko) yang berada di tiga pasar yaitu Pasar Ayam, Pasar Tengah dan Pasar Panjang tak bisa disewakan. Ini dikarenakan, tanah tempat ruko-ruko itu berdiri milik negara bukan milik pemerintah daerah.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua Komisi 2 DPRD Lampung Hartarto Lojaya kepada wartawan, Kamis (8/12). Menurutnya, lahan yang ditempati oleh para pemilik ruko di tiga pasar itu merupakan lahan milik negara.

“Karena milik negara tidak bisa disewakan,” ujar dia. Hartarto mengutarakan, hak guna bangunan di tiga pasar itu berada di atas Tanah Hak Pengelolaan. Perlu dipahami, terus dia, tanah hak pengelolaan adalah hak menguasai dari negara yang kewenangan pelaksanaannya sebagian dilimpahkan kepada pemegangnya.

Dengan begitu, papar Hartarto, hak pengelolaan merupakan tanah negara murni yang penguasaannya oleh negara. “Karena hak pengelolaan itu adalah tanah negara maka dia bukan obyek retribusi,” ucapnya.

Hartarto mengutarakan, tanah sebagai barang milik daerah berbeda dengan tanah sebagai hak pengelolaan. Barang milik daerah adalah yang dibeli atau diperoleh dari APBD atau berasal dari perolehan lainnya yang sah.

Menurut dia, jika tanah yang berada di tiga pasar itu milik pemkot, maka pemkot berhak melakukan sewa menyewa dan memberlakukan retribusi. Tapi, karena tanah itu adalah milik negara dan pemkot hanya memegang hak pengelolaan maka pemkot tidak berhak melakukan sewa-menyewa dan memungut retribusi.

Hartarto mengutarakan, karena tanah itu adalah milik negara maka untuk pemasukan ke kas negara bukan berasal dari retribusi atau sewa-menyewa melainkan dari penerimaan negara bukan pajak yang berlaku di Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Ia mengutarakan, pemegang hak pengelolaan hanya memberikan rekomendasi dan pemegang sertifikat HGB hanya membayar kontribusi dengan besaran maksimum 2,5 persen dari Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). “Itu pun hanya sekali pungut saat memperpanjang HGB bukan setiap bulan atau setiap tahun,” ucap dia.(wakos)

Kamis, 8 Desember 2011

 

Sumber: http://lampung.tribunnews.com/2011/12/08/ruko-tiga-pasar-tak-bisa-disewakan

About beritaaset

Aset untuk semua

One response to “Ruko Tiga Pasar tak Bisa Disewakan”

  1. att says :

    praktek yg sering terjadi, tanah Hak pakai Pemda/kot yg habis masa hak pengelolaan oleh pihak ketiga status kepemilikan menjadi fakum karena selesainya hak pengelolaan tidak serta merta pengembalian hak pakai pemda/kot dengan demikian Pemkab/kot banyak rugi dong. mohon pencerahan dan atensinya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: