Aset Pemda Wajo Dipersoalkan DPRD: Dominan Belum Bersertifikat

 

 

Wajo Upeks–Aset-aset yang diklaim milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo masih banyak yang belum memiliki alas hak atau sertifikat.

 

Selain, lahan yang ditempati sejumlah asrama Mahasiswa Wajo di Makassar, juga terdapat beberapa Puskesmas Pembantu (Pustu) yang masih belum jelas kepemilikannya.

Selain itu, beberapa bangunan sekolah, yang salah satu diantaranya masih dalam proses hukum karena status kepemilikannya bersengketa dengan masyarakat setempat, juga terdapat BMT yang ada di Jalan Mesjid Raya Sengkang masih bersengketa. Bahkan, lahan bangunan Rumah Jabatan (Rujab) Bupati

Wajo juga digugat status kepemilikanya, meskipun pihak Pemkab mengakui sudah mengantongi sertifikatnya.

Padahal, sebelumnya DPRD Kabupaten Wajo telah mendeadline pihak Pemkab Wajo untuk melakukan inventaris aset-aset milik daerah dan dokumennya hingga Desember 2011 lalu.

Kepala Bidang Aset Badan Pengelola Keuangan Daerah Kabupaten Wajo, Andi Sumangerukka mengakui hal itu. Hanya saja, Dia enggan merinci total keseluruhan aset Pemkab yang tidak punya dokumennya, alasannya pihaknya masih sementara melakukan penelusuran.

Menurut dia, banyaknya lahan yang tidak bersertifikat merupakan lahan yang ada pada masa pemerintahan zaman dulu, yang diwakafkan oleh masyarakat. Selain itu, banyak yang awalnya tercatat sebagai aset pusat, namun setelah otoda itu belum jelas status kepemilikannya termasuk kantor yang ditempati saat ini Dinas PSDA Kabupaten Wajo, aset tersebut tercatat di Provinsi.

Alasan lainnya adalah bidang aset yang fokus menangani aset baru terbentuk 2010 lalu, yang sebelumnya ditangani Bagian Perlengkapan Sekretariat Daerah sehingga masih transisi untuk input data dari yang menanganinya semula.

“Tapi kita akan terus melakukan penelusuran terkait keberadaan dokumen-dokumen aset daerah tersebut, dan memang butuh waktu lama, termasuk mendatangi kantor pajak Watampone untuk telusuri perolehan tanah itu. Kita juga akan kerjasama dengan BPKP dengan mnggunakan aplikasi Simda BMD atau Sistem informasi manajemen barang milik daerah. Sedangkan, aset yang awalnya memang pendanaannya hibah, juga akan ditelusuri kalau tercatat sebagai aset Pemprov atau pusat, kita

akan hapus dari catatan kita tapi kalau memang mau menyerahkan ke kabupaten, kita minta lampiran berita acara penyerahannya dan semua dokumen kepemilikan,” tandasnya.

Bahkan, Sumangerukka mengakui ada 670 unit bangunan yang tersebar di seluruh SKPD yang oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar diberi nilai perolehan Nilai Jual Objek Pajaknya. “Sertifikatnya sudah ada, hanya saja nilai perolehannya yang diminta oleh BPK karena memang dari

awal tidak ada nilai perolehannya dan itu menjadi catatan untuk kami dari BPK.Makanya, kita bentuk tim yang melibatkan inspektorat, Hukum dan Aset untuk memberikan nilai objek pajak sesuai yang ada saat ini,” ujarnya.

Ketua Komisi I DPRD, Taqwa Gaffar menilai, banyaknya aset yang belum bersertifikat sebagai bukti kurang serius dan lambannya Pemkab menangani aset-aset tersebut, padahal sudah dideadline beberapa waktu lalu agar yang berkaitan dengan aset milik daerah semua harus rampung.

Menurutnya, dideadline ataupun tidak dideadline itu sudah menjadi kewajiban dan harus dipertanggungjawabkan. Kalau perlu, kata Taqwa, prioritaskan penganggarannya untuk ditelusuri semua, bahkan rumah-rumah dinas yang pernah dikuasai dulu mantan pejabat masih tanda

tanya status kepemilikannya.

“Jangan menganggap enteng masalah aset, karena Rujab saja masih digugat orang, kalau ada hal-hal yang memang butuh anggaran untuk mendapat legalitas tidak ada salahnya lah kita anggarakan karena memang ada peruntukannya. Makanya, setelah selesai Pansus Ranperda

yang sementara digodok ini, kita akan panggil bagian hukum, aset dan pihak terkait untuk membicarakan persoalan ini,” tandasnya. ()

Sabtu, 19-05-2012

 

sumber: http://www.ujungpandangekspres.com/view.php?id=86312

About beritaaset

Aset untuk semua

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: